Mengenal Tanda Telat Haid dan Perbedaannya dengan Kehamilan

Telat haid atau telat datang bulan adalah salah satu tanda hamil yang paling awal disadari oleh setiap orang. Padahal, khusus Anda yang belum pernah mengalami telat haid, mungkin kebingungan dan bertanya-tanya, tentang seberapa lama telah datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan.

Telat datang bulan atau telat haid sering sekali dialami oleh sebagian besar wanita yang ada di Indonesia. Telat haid terkadang bukan berarti hamil, karena bisa jadi Anda terindikasi penyakit tertentu.

Memahami Siklus Haid yang Normal

Jika anda paham dengan siklus haid yang normal, maka hal tersebut akan menguntungkan anda. Siklus haid yang normal rata-rata sekitar 28 hari, walau kadang berubah menjadi lebih pendek sekitar 21 sampai 35 hari. Menstruasi yang normal juga berlangsung selama 3-5 hari, meski berbeda-beda.

Pada umumnya, menstruasi yang normal berlangsung dengan kisaran yang berbeda-beda pada setiap wanita. Tidak semua wanita mempunyai siklus haid yang teratur, sebab ada beberapa kondisi akan mempengaruhi pola menstruasi, seperti stress dan pola makan.

Waktu Telat Haid Pertanda Kehamilan

Terdapat beberapa kondisi dan telah menjadi hal umum bahwa telat haid adalah salah satu tanda awal hamil. Apabila Anda rajin menghitung siklus haid setiap bulan, maka akan lebih mempermudah anda untuk menyadari telat datang bulan. Sebab, periode menstruasi dianggap terlambat jika tidak menstruasi selama 5 hari atau lebih sejak tanggal seharusnya.

Apabila anda menemukan waktu tersebut, maka anda bisa mulai mengecek tanda kehamilan secara mandiri dari rumah menggunakan test pack. Dengan catatan, Anda memang melakukan hubungan intim utamanya tanpa pengaman seperti kondom atau pil KB.

Menstruasi tentu saja bisa telat dan tidak terjadi sama sekali akibat stres berlebih atau diet yang tengah dilakukan. Anda juga akan mengalami telat haid jika melakukan olahraga tidak teratur dan kondisi medis tertentu. Untuk itu, telat haid memang tidak selalu menandakan kehamilan.

Gejala yang Perlu Diperhatikan Saat Telat Haid

Telat haid yang diiringi dengan perut kram bisa saja menjadi pertanda kehamilan. Pada umumnya, Anda akan merasa tidak nyaman dan kram pada bagian perut. Gejala yang satu ini mirip dengan nyeri haid yang Anda rasakan pada saat menstruasi, bisa jadi Anda mengira ini gejala sindrom PMS.

Namun, apabila haid yang anda miliki tidak kunjung datang. Maka anda harus mencurigai bahwa hal ini menjadi tanda hamil dan ada baiknya melakukan tes kehamilan. Gejala lainnya yang perlu diperhatikan saat telat haid adalah payudara yang terasa kencang dan nyeri.

Sebab, payudara yang terasa kencang dan nyeri biasanya merupakan salah satu tanda usia kehamilan bertambah. Hal tersebut terjadi karena tubuh akan memproduksi lebih banyak estrogen dan progesteron. Kedua hormon reproduksi tersebut akan digunakan tubuh untuk mendukung pertumbuhan bayi yang ada di dalam rahim.

Payudara akan terasa lebih kencang dan besar karena peningkatan aliran darah yang ada di dalamnya. Puting susu juga akan terasa sakit dan warnanya lebih gelap atau menghitam, gelapnya puting susu sering disebut sebagai hiperpigmentasi.

Gejala lainnya yang menandakan telat haid yang anda alami adalah hamil adalah merasa tidak enak badan. Anda akan mengalami rasa mual dan nafsu makan yang menghilang, kondisi tubuh ini sering sekali diduga sebagai tanda kondisi lain seperti masuk angin.

Apabila anda mengalami hal tersebut yang ditandai dengan payudara mengencang dan kram perut, maka anda harus periksa kepada dokter. Kondisi ini mungkin saja terjadi apabila Anda memasuki masa awal kehamilan. Anda juga harus memperhatikan apakah Anda mengalami pendarahan ringan atau bercak seperti flek kecoklatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.