Viral Video Unboxing Boks Motor Ducati di Mandalika, Pengakuan Pembuat Video hingga Kata Bea Cukai

Berikut ini fakta fakta seorang panitia lokal Mandalika Grand Prox Association (MGPA) diduga membuat video unboxing boks kargo motor tim Ducati. Untuk diketahui, motor motor untuk WSBK Mandalika telah tiba di Mandalika pada Selasa (9/11/2021). Setelah kedatangan motor motor tersebut, viral di media sosial aksi seorang panitia lokal MGPA yang diduga membuat video unboxing boks kargo motor tim Ducati.

Video unboxing motor Ducati itu sempat diunggah di sebuah channel akun Youtube dan viral. Video itu menjadi sorotan karena pembukaan boks motor hanya dilakukan oleh Bea Cukai atau tim itu sendiri untuk mencegah manipulasi dan juga spionase dari kubu kubu lain. Atas peristiwa tersebut, bos Ducati disebut marah.

Berikut fakta faktanya: Beredarnya video unboxing itu membuat bos Ducati marah. Kemarahan bos Ducati itu diberitakan oleh media asing, Speedweek.

Dikutip dari Kompas.com , Speedweek melaporkan bahwa bos Ducati, Paolo Ciabatti kecewa berat dengan kejadian ini. Bahkan, media tersebut menulis bahwa insiden semacam ini hanya terjadi di negara dunia ketiga dan dari 40 tahun lalu. Sejauh ini, media yang sama juga mengutarakan bahwa terbuka kemungkinan ada boks boks kargo lain yang telah dibuka secara ilegal.

Masih mengutip Kompas.com , panitia lokal yang diduga membuat video unboxing motor Ducati itu kini sudah dipecat. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla. Tidak hanya melakukan pemecatan, SKB juga meminta maaf.

"Kami sangat meminta maaf, insiden ini di luar kendali kami," tutur Lavilla kepada Speedweek.com. "Karyawan bersangkutan telah dipecat." Panitia lokal yang membuat video unboxing tersebut memberi klarifikasi di media sosial.

Ia memberikan klarifikasi melalui akun Youtube "Soul Kuta Lombok". Dikutip dari Kompas.com , menurut pengakuannya, saat dirinya mengambil video, kondisi motor sudah terbuka. "Motor diunboxing oleh pihak bea cukai untuk mengecek kelengkapan dokumen," tulisnya sembari meminta maaf.

"Saya salah telah memvideokan proses pengecekan… terima kasih telah mengingatkan dan memberi pelajaran yang sangat berharga dalam hidupkuy. Saya memang tidak tahu sama sekali ini tidak boleh dipublikasikan." "Video langsung saya privasikan beberapa jam setelah diuload." Sementara itu, pihak Bea Cukai Mataram juga angkat bicara terkait pembukaan boks Ducati.

Dikutip dari Kompas.com , Humas Bea Cukai Mataram menyatakan pembukaan boks kargo yang berisi motor Ducati tersebut telah dilakukan menurut Undang Undang dan dengan kehadiran personel Bea Cukai di lokasi. Beberapa poin yang disampaikan langsung oleh pihak Humas Bea Cukai Mataram kepada Kompas.com adalah: 1. Pemeriksaan fisik atas barang impor dilakukan sesuai ketentuan perundang undangan

2. Dalam melakukan pemeriksaan fisik barang impor dan ekspor, pejabat Bea dan Cukai selalu didampingi/disaksikan oleh importir atau kuasa pemilik barang atau pihak lainnya sesuai ketentuan perundang undangan. 3. Importir atau kuasanya menyiapkan barang untuk diperiksa, mengeluarkan kemasan di bawah pengawasan pejabat Bea dan Cukai, dan membuka kemasan yang akan diperiksa. "Perlu kami jelaskan bahwa dokumentasi di medsos sebagai bagian dari edukasi dan bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas, serta kami upayakan tidak mengandung informasi yang sensitif," tulis pernyataan tersebut Humas Bea Cukai Mataram mengenai video video yang diunggah akun instagram @beacukaimataram selama proses penurunan logistik WSBK.

Terkait video unboxing yang beredar di media sosial, Bea Cukai Mataram menegaskan hal itu bukanlah milik mereka. "Sementara itu, dokumentasi lain yang beredar bukan diproduksi oleh Bea Cukai," lanjut pihak mereka yang diwakili oleh Dimas Pratama, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Mataram. Dimas Pratama juga mengatakan para personelnya tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap motor sehingga tidak memperhatikan adanya pengambilan video oleh pihak lain.

Ia juga menyampaikan alasan pihak Bea Cukai melakukan pemeriksaan fisik terhadap motor di luar pelabuhan/bandar udara seperti lazimnya. Menurutnya, pemeriksaan di luar bandara dalam hal ini di Sirkuit Mandalika langsung bisa dilakukan atas permohonan importir dengan persetujuan pihak Bea Cukai. "Pemeriksaan fisik bisa dilakukan di luar bandara atas permohonan dari pihak importir dengan alasan, antara lain, tempat penimbunan di bandara kurang luas dan keamanan barang," ujarnya melanjutkan.

"Penimbunan di luar kawasan pabean dan pemeriksaan fisiknya itu atas permintaan dari importir."

Leave a Reply

Your email address will not be published.